Pecinta otomotif jangan sampai melewatkan perbedaan Civic VTi dan VTi-S. Hal ini karena dengan memahami perbedaannya, maka bisa mengenali fitur Honda Civic secara detail. Pecinta otomotif pun jadi lebih mudah untuk memilihnya. Begitu pula sebaliknya. Saat tak bisa membedakan keduanya, maka kesulitan dalam memilih ketika ingin membelinya.
Baca Juga: Mengenal Perbandingan Honda City dan Civic Sebelum Membeli

Cek Perbedaan Civic VTi dan VTi-S Keluaran 2001-2005
Untuk mengetahui perbedaan keduanya secara mendalam, bisa langsung mencermati uraian di bawah ini.
Kelengkapan Velg
Salah satu hal yang membedakan keduanya ialah kelengkapan velg. Rupanya Honda Civic VTi-S sudah berbekal velg lengkap dengan kit dan foggies. Sementara VTi belum memilikinya.
Performa Mesin (Civic VTi vs VTi-S – Generasi ES)
Perbedaan performa antara Honda Civic VTi dan VTi-S tetap ada, namun bukan berasal dari teknologi turbo. Keduanya sama-sama mengusung mesin 1.700 cc 4 silinder Naturally Aspirated berkode D17A, yang menjadi ciri khas Civic ES pada masanya.
Pada Civic VTi, mesin D17A ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 120 hp dengan torsi di kisaran 145 Nm. Karakter tenaganya halus dan linear, cukup responsif untuk penggunaan harian serta dikenal efisien dan minim perawatan.
Sementara itu, Civic VTi-S masih menggunakan basis mesin yang sama, yakni 1.7L Naturally Aspirated, bukan VTEC Turbo. Perbedaannya lebih terletak pada penyetelan mesin (engine tuning), transmisi, serta dukungan sistem kaki-kaki yang lebih sporty. Hasilnya, respons throttle terasa lebih sigap dan akselerasi awal lebih agresif dibandingkan VTi standar, meskipun angka tenaga dan torsi di atas kertas tidak terpaut jauh.
Penting untuk ditegaskan, angka 173 hp dan torsi 220 Nm merupakan spesifikasi Civic 1.5L VTEC Turbo generasi terbaru, yang tidak pernah menggunakan nama varian VTi atau VTi-S. Oleh karena itu, menyematkan data tersebut pada Civic ES merupakan kesalahan spesifikasi yang bersifat fatal.
Performa Civic VTi-S juga senada dengan unggahan di akun TikTok @bmrmotortasikmalaya. Saat mencoba transmisi manualnya, perpindahan gigi terasa pendek dan sporty. Lalu, saat mengendarai mobil ini, bisa merasakan sensasi kontrol penuh di tiap putaran roda.
Interior Mobil
Dari sisi interior, perbedaan antara Honda Civic VTi dan VTi-S memang tidak terlihat mencolok secara kasat mata. Namun, jika diperhatikan lebih detail, terdapat sejumlah elemen yang membuat VTi-S terasa lebih eksklusif dibandingkan VTi standar.
Civic VTi hadir dengan interior bernuansa fungsional, menggunakan jok berbahan fabric serta panel instrumen analog dengan pencahayaan indiglow, yang menjadi ciri khas Civic ES pada masanya. Tata letak dashboard dibuat sederhana dan berorientasi pada kenyamanan penggunaan harian.
Sementara itu, Civic VTi-S mendapatkan sentuhan yang lebih premium. Beberapa unit sudah dibekali jok kulit (opsional), aksen wood panel atau silver trim pada dashboard, serta fitur spion elektrik dengan fungsi retract (lipat otomatis). Detail-detail inilah yang membedakan VTi-S sebagai varian dengan positioning lebih tinggi, meskipun secara desain dasar kabin masih sama.
Perlu ditegaskan, Civic VTi dan VTi-S generasi ES belum menggunakan transmisi CVT, tidak memiliki paddle shift, serta belum dibekali panel instrumen digital modern. Seluruh varian masih mengandalkan transmisi otomatis konvensional 4-percepatan atau manual, dengan instrumen analog sepenuhnya.
Sektor Keamanan
Ketika memilih mobil, tentu perlu mempertimbangkan sektor keamanannya. Akan semakin menguntungkan dan bermanfaat apabila memilih mobil dengan segi keamanan terjamin.
Maka dari itu, perhatikan fitur keamanannya untuk membedakan VTi dan VTi-S. Ternyata VTi-S sudah mengusung rem Anti-lock Braking System.
Fitur tersebut bisa membantu pengguna untuk menghindari selip ketika mengerem kendaraan. Pada VTi, belum tersedia fitur tersebut.
Sistem Suspensi dan Penggerak (Civic VTi vs VTi-S – Generasi ke-7/ES)
Melansir dari Honda Prospect Motor (HPM), perbedaan sistem suspensi menjadi salah satu faktor utama yang membedakan Honda Civic VTi dan VTi-S pada generasi ke-7 (kode bodi ES, awal 2000-an).
Pada Civic VTi, suspensi depan masih menggunakan MacPherson strut, sementara bagian belakang mengandalkan double wishbone. Karakter suspensi ini cenderung lebih sederhana dan nyaman untuk penggunaan harian, dengan fokus pada kestabilan dasar dan perawatan yang relatif mudah.
Sementara itu, Civic VTi-S dibekali konfigurasi yang lebih advanced. Suspensi depan sudah menggunakan double wishbone, sedangkan bagian belakang mengadopsi multi-link. Kombinasi ini memberikan keunggulan dalam hal pengendalian, terutama saat bermanuver di kecepatan menengah hingga tinggi. Respons setir terasa lebih presisi dan body roll dapat ditekan dengan lebih baik dibandingkan VTi standar.
Perlu ditegaskan, pembahasan ini khusus untuk Civic VTi dan VTi-S generasi ES yang menggunakan mesin D17A 1.7L naturally aspirated. Varian ini berbeda secara fundamental dengan Civic Turbo generasi terbaru yang bermesin 1.5L VTEC Turbo dan tidak lagi menggunakan penamaan VTi/VTi-S.
Perbandingan Harga yang Ditawarkan
Saat ingin membedakan keduanya, bisa perhatikan banderolan harga. Harga pasar bekas VTi-S cenderung lebih stabil dan tinggi. Karena hal itu, VTi-S recommended bagi pecinta otomotif yang menyiapkan anggaran lebih. Sementara untuk pecinta otomotif yang memiliki anggaran terbatas, bisa pilih Civic VTi saja.
Dari perbedaan keduanya, tentu bisa lebih mudah dalam memilih mobil Honda Civic. VTi-S memiliki kualitas yang lebih baik daripada VTi. Akan tetapi, lagi-lagi perlu menyesuaikan dengan keinginan, kebutuhan dan anggaran saat memilih salah satu dari keduanya.
Baca Juga: Honda Civic Turbo 2023: Sedan Sporty dengan Fitur Canggih
Dari uraian di atas, tak perlu bingung lagi tentang perbedaan Civic VTi dan VTi-S. Terlepas dari hal itu, kedua varian Civic ini sama-sama berkualitas.

Saya adalah profesional di bidang pengembangan platform dan komunitas otomotif berbasis digital, dengan fokus pada pengalaman, transparansi, dan kolaborasi. Berbekal pemahaman terhadap dinamika komunitas dan pemanfaatan media digital, saya berkomitmen membangun ekosistem yang mendorong interaksi, pertukaran ide, serta pertumbuhan berkelanjutan.



